Bidadari dalam pelukan malam


Bandarlampung, 18 Mei 2013

Mimpi serasa memusuhi dan menyekapnya
tangannya kosong dan tubuhnya menggigil
terlihat dia terbaring di atas fatamorgana
masih coba keluar dengan keyakinan
namun membentur dinding kenyataan
aku ingin singgah dalam hatinya yang penuh ombak
barangkali bisa tenggelam dan masuk ke ruang rahasianya
ruang paling dalam yang tak tertembus sinar matahari
lalu mencicipi langsung kisahnya

Dingin menusuk-nusuk kesendiriannya
ada kata-kata lirih terucap  tak begitu jelas
tapi telah melukai bibirnya
Semua kamar yang dimasuki sama gelapnya
segelap malam yang memeluknya
dan hidupnya makin lemah saja
selemah tangan yang tak sanggup memegang apapun
Ternyata dunia yang penuh bunga juga punya duri tersembunyi
aku ingin membuangnya dan memeluknya lebih hangat.

Subscribe to receive free email updates:

0 Response to "Bidadari dalam pelukan malam"

Post a Comment